Para sufi dikenal memiliki sikap-sikap yang terpuji, seperti sabar, ikhlas, sederhana, jujur, dan sebagainya. Hal ini mempengaruhi sikap mereka dalam menyebarkan dan mengembangkan Islam di mana pun, termasuk di Jawa. Islam yang mereka sebarkan dan kembangkan terasa lemah lembut, damai, ramah, dan toleran dengan mereka yang memiliki paham yang berbeda.
Dengan cara seperti itu banyak orang yang bersimpati kepada perjuangan mereka, dan kemudian memeluk Islam dengan kemauan dan kesadaran sendiri. Inilah rahasia keberhasilan penyebaran dan pengembangan Islam di Jawa khususnya dan Indonesia umumnya.
Hal itu perlu diingat kembali ketika pada saat ini banyak orang yang berjuang atas nama Islam, tetapi caranya sangat garang, baik ucapan maupun tindakan, seperti menghalangi orang-orang dan kelompok lain yang berbeda paham menjalankan ibadahnya, sampai tindakan perusakan seperti meledakkan bom.
Buku ini hendak mengingatkan kembali bahwa cara seperti itu tidak sesuai dengan sejarah masuknya Islam di negeri ini, termasuk di Jawa. Dahulu Islam datang dengan lemah lembut, damai, ramah dan toleran, dan cara ini telah terbukti berhasil menyebarkan dan mengembangkan Islam di negeri ini.